Setelah postingan kami kemaren tentang linieritas dan sudah kami hapus, kami merekap hasil usulan sertifikasi baru, sangat banyak rupanya guru yang tidak linier antara Sertifikat Pendidik dengan kualifikasi akademiknya, terutama di Tk. MI yang ijazahnya PAI mengampu mapel guru kelas (mungkin dulunya D2 PGMI/PGSD).

A. Setelah kami pelajari kembali, bahwa guru yang telah mengikuti sertifikasi dan sudah mempunyai sertifikat tahun 2015 ke bawah, tidak disyaratkan linier dengan kualifikasi akademik, asal guru yang bersangkutan telah mengampu pelajaran tersebut selama 5 tahun berturut-turut.

B. Guru yang akan mengusulkan atau mengikuti sertifikasi tahun 2016, WAJIB linier dengan kualifikasi akademiknya (mohon di simpatika mapelnya diusahakan linier dengan ijazahnya, krn aplikasi AP2SG nantinya merujuk ke mapel di simpatika).

C. Pengamprahan tunjangan profesi tetap mempedomani Juknisnya, dengan melihat kesesuaian sertifikat dengan mapel dan beban kerja, dll. Tidak melihat linieritas.

Kami tegaskan kembali bahwa untuk mengikuti sertifikasi ulang DI UTAMAKAN untuk:

  1. Guru yang sertifikat pendidiknya tidak sesuai dengan jenjang tempat tugasnya (misalkan ijazah Pend. Biologi dengan sertifikat pendidik BIOLOGI mengajar di Tk. MI, sedangkan di Tk. MI tidak ada mapel BIOLOGI. Demikian juga tk. MTS dan MA)
  2. Jika guru pada point 1 tidak mengikuti sertifikasi ulang, maka yang bersangkutan harus naik/turun tingkat ke jenjang yang ada mapel tersebut.
  3. Guru yang dengan kemauannya sendiri mengusulkan sertifikasi ulang, krn yang bersangkutan tidak sanggup/mampu mengajar dengan mapel di sertifikat.
  4. Guru yang mapelnya dihapus di kurikulum K-13, karena Tapel 2016/2017 madrasah akan melaksanakan K-13 murni.
  5. Guru yang dasarnya D2/S1-nya sama sekali tidak linier dengan sertifikat pendidiknya DISARANKAN mengusulkan sertifikasi ulang, demi profesionalisme dalam keprofesian.

Demikian update infonya. Semoga memberi pencerahan. Yang sudah mengusulkan akan kami sortir kembali untuk kami hapuskan.

Silakan dibaca juga ketentuan linieritas ijazah yang meresahkan ini penjelasannya